
MTsN 7 Merangin menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Kinerja Pegawai pada Jumat, 13 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang guru dan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, H. Darul Kutni S. Ag., didampingi Kepala Urusan Tata Usaha, Yul Khaidir S. Pd. I. Seluruh jajaran guru dan staf tata usaha turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek penting menjadi fokus pembahasan. Salah satunya adalah penekanan pada kedisiplinan waktu kehadiran, baik saat masuk maupun pulang kerja, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, manajemen waktu kerja di lingkungan madrasah juga dioptimalkan agar seluruh aktivitas berjalan efektif. Kepala madrasah juga menyoroti pentingnya pemenuhan jam mengajar oleh guru, guna memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar tanpa adanya jam kosong.
Sosialisasi mengenai hak dan kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga honorer turut dilakukan, mengacu pada aturan perundang-undangan terbaru tahun 2026. Hal ini bertujuan agar seluruh pegawai memahami payung hukum yang berlaku, termasuk sanksi atas pelanggaran disiplin.
Evaluasi kinerja ini tidak hanya bersifat formalitas, melainkan memiliki tujuan utama untuk mengidentifikasi kendala operasional selama semester berjalan. Selain itu, rapat juga bertujuan menyamakan persepsi seluruh pegawai mengenai standar pelayanan minimal madrasah. Dengan demikian, diharapkan setiap pegawai dapat menjalankan tugas sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan.
Manfaat dari evaluasi ini dirasakan oleh seluruh pihak. Bagi madrasah, tercipta lingkungan kerja yang lebih teratur dan produktif. Bagi pegawai, evaluasi ini meningkatkan rasa tanggung jawab dan profesionalisme, yang berdampak pada penilaian kinerja atau Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Sementara itu, bagi siswa, kehadiran guru yang tepat waktu dan berkualitas akan memberikan hak pendidikan secara maksimal.
Berdasarkan hasil evaluasi, MTsN 7 Merangin menetapkan beberapa langkah strategis untuk periode mendatang. Salah satunya adalah digitalisasi presensi, dengan memperketat pemantauan kehadiran melalui sistem digital yang terintegrasi. Selain itu, akan dilakukan supervisi kelas secara berkala dan mendadak untuk memastikan manajemen waktu mengajar berjalan efektif.
Penerapan sistem reward and punishment juga akan dilakukan, di mana pegawai dengan tingkat kedisiplinan tertinggi akan mendapatkan apresiasi, sementara yang melanggar aturan akan mendapatkan pembinaan khusus. Madrasah juga berencana mengadakan workshop pengembangan diri, khususnya sesi singkat tentang manajemen waktu bagi guru, agar mereka dapat menyeimbangkan beban administrasi dan tugas mengajar.
Dalam arahannya, Kepala MTsN 7 Merangin menegaskan pentingnya disiplin, bukan hanya terkait jam kehadiran, tetapi juga dalam menjalankan amanah dan waktu yang diberikan negara untuk mencerdaskan anak bangsa. "Disiplin bukan hanya soal jam hadir, tapi soal bagaimana kita menjalankan amanah dan waktu yang diberikan negara untuk mencerdaskan anak bangsa," ujarnya.
Rapat kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pegawai untuk menjadikan MTsN 7 Merangin sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi dan menjadi teladan dalam hal disiplin. Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirancang, madrasah berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada seluruh siswa.
Penulis : Harmaini
Editor : L. Widodo.
|
225x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...