
Bulan suci Ramadan kerap kali diidentikkan dengan penurunan aktivitas fisik karena kondisi tubuh yang sedang berpuasa. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Merangin. Pada pagi hari ini, Rabu (4/3/2026), suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) terpantau sangat kondusif, tenang, dan penuh semangat.
Pantauan di lokasi sejak pukul 07.30 WIB menunjukkan para siswa dan siswi sudah bersiap di kelas masing-masing. Berbeda dengan hari biasa, pagi di bulan Ramadan ini di isi dengan. Kegiatan spiritual ini rupanya membawa dampak positif pada psikologis siswa, membuat mereka tampak lebih tenang dan fokus saat materi pelajaran mulai disampaikan.
Di dalam kelas, interaksi antara guru dan siswa tetap berjalan interaktif. Meski menahan lapar dan dahaga, antusiasme siswa dalam merespons pertanyaan dan mengerjakan tugas tidak menunjukkan penurunan yang berarti.
Pihak MTsN 7 Merangin sendiri telah melakukan beberapa penyesuaian selama bulan suci ini. Durasi jam pelajaran sedikit dipersingkat sesuai dengan edaran dari Kementerian Agama, dan pendekatan pembelajaran lebih dititikberatkan pada pembentukan karakter (character building) serta nilai-nilai akhlakul karimah.
"Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Puasa tidak dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Justru suasana kelas menjadi lebih syahdu dan kondusif karena anak-anak lebih bisa menahan diri dan fokus," ujar salah satu tenaga pendidik di MTsN 7 Merangin saat ditemui di sela-sela jam istirahat.
Keadaan ini membuktikan bahwa ibadah puasa bukan menjadi penghalang bagi para generasi penerus untuk terus menuntut ilmu. Dukungan lingkungan Madrasah yang religius serta penyesuaian kurikulum Ramadan yang tepat sasaran menjadi kunci terciptanya iklim belajar yang harmonis.
Penulis Harmaini
Editor L. Widodo
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...